Pemprov Lampung Luncurkan Si-Awas, Aplikasi Pengawasan Digital

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Peluncuran Pemerintah Provinsi Lampung aplikasi Sistem Informasi Pengawasan (Si-Awas) sebagai platform pemantauan digital untuk meningkatkan efektivitas, transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

Peluncuran dilakukan di Kantor Balai Keratun Pemerintah Provinsi LampungSelasa (30/12/2025).

Inspektur Provinsi Lampung Bayana mengatakan, Si-Awas dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pengawasan yang lebih terukur sekaligus memaksimalkan potensi perangkat daerah dalam menyusun perencanaan dan akuntabilitas.

“Aplikasi ini memastikan seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan berjalan efektif, efisien dan transparan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga akuntabilitas,” kata Bayana.

Menurutnya, melalui Si-Awas, pengawasan tidak lagi bergantung pada kontak tatap muka langsung.

Setiap perangkat daerah dapat berdiskusi, mengunggah data, dan memetakan mitigasi risiko melalui akun masing-masing.

Kata dia, jika mitigasi risiko dinilai rendah, maka pengawasan akan dilakukan secara minimal.

Namun jika tinggi, Inspektorat akan melakukan pendalaman dan memanggil pejabat daerah untuk dilakukan evaluasi.

Anggaran minim

Bayana mengatakan keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan fungsi Inspektorat.

Ia mengatakan hingga saat ini sebagian anggaran wajib belum terserap secara maksimal, sedangkan penilaian lembaga pengawas eksternal seperti BPK dan BPKP masih lebih banyak ditemukan catatan dibandingkan hasil pengawasan internal.

Pengawasan yang kami lakukan belum sebanding dengan temuan BPK dan BPKP. Ini evaluasi bersama. Oleh karena itu, Si-Awas menjadi solusi agar seluruh potensi perangkat daerah muncul dan terpantau, jelasnya.

Masa lalu aplikasi Terkait hal itu, pihaknya menargetkan seluruh data sumber daya manusia, anggaran, sarana dan prasarana serta aset perangkat daerah harus terinput secara berkala.

Data ini juga menjadi dasar penilaian pemanfaatan aset dan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Peringkat MSP Meningkat





Sumber link

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *