Tips bekerja dari mal (WFM) agar produktif saat libur akhir tahun



Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pariwisata menyatakan dukungannya terhadap usulan kebijakan tersebut bekerja dari mana saja (WFA) dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Inisiatif ini juga memungkinkan masyarakat untuk bekerja secara fleksibel sambil menikmati masa liburannya.

Sejalan dengan program BINA Indonesia Great Sale 2025, konsep work from mall (WFM) hadir sebagai alternatif WFA yang didukung oleh Menteri Pariwisata. Konsep ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memacu pertumbuhan perekonomian nasional.

“Kami mendukung penuh kebijakan WFM. Langkah ini merupakan solusi strategis untuk menggabungkan suasana “Libur Natal dan Tahun Baru dengan tetap menjaga produktivitas kerja profesional,” kata Widiyanti selaku Menteri Pariwisata pada Jumat (26/12), dilansir dari Instagram resmi Kementerian Pariwisata RI.

Sebelumnya, WFM merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk mengoptimalkan pusat perbelanjaan atau mal sebagai alternatif lokasi kerja.

“Mall tidak hanya menjadi tempat berbelanja tetapi juga bisa digunakan untuk kegiatan ekonomi atau bekerja,” kata Airlangga.

Lantas, apa saja tips WFM agar tetap produktif dan nyaman saat liburan akhir tahun?

1. Pilih lokasi dan waktu yang strategis

Bila ingin WFM, usahakan memilih spot mall yang tidak terlalu ramai pengunjung untuk mengurangi gangguan suara yang dapat menghambat produktivitas kerja.

Kemudian, Anda bisa mengunjungi mall saat baru buka (sekitar pukul 10.00) untuk mendapatkan tempat duduk ternyaman di kafe tersebut, rekan kerjaatau tempat makan sebelum waktu makan siang yang biasanya lebih sibuk.

2. Siapkan “amunisi” kerja.

Saat bekerja, Anda dapat menggunakannya headphone peredam bising untuk memblokir musik mal atau kerumunan pengunjung agar tetap fokus.

Mall memiliki akses bebas WiFi untuk pengunjung. Namun, usahakan untuk tidak hanya mengandalkan Wi-Fi publik mall saja, dengan melakukan pengaturan penambatan dari ponsel atau modem portabel jika kestabilan koneksi terganggu saat bekerja.

Pastikan baterai perangkat yang akan Anda gunakan untuk bekerja terisi penuh. Selain itu bawalah powerbank atau pengisi daya saat bekerja dan pilih meja yang dekat dengan stopkontak.

3. Manajemen waktu dan fokus

Gunakan timer untuk bekerja dalam interval pendek, seperti teknik pomodoro (misalnya fokus 25 menit, istirahat 5 menit) agar tidak cepat bosan dalam suasana liburan yang santai.

Kemudian, usahakan menyelesaikan tugas yang paling penting atau sulit di pagi hari saat konsentrasi masih tinggi dan mengerjakan tugas yang lebih ringan di sore hari.

Cobalah untuk menghindari menggulir media sosial dan melihat postingan liburan orang lain agar tetap fokus pada target kerja sehari-hari.

4. Memanfaatkan fasilitas mall

Setelah pekerjaanmu selesai, cobalah melakukan sesuatu yang menyenangkan di mall sebagai hadiahnya (memberi penghargaan pada diri sendiri).

Manfaatkan waktu istirahat dengan berjalan-jalan santai di sekitar mall, menikmati pertunjukan spesial tahun baru mall seperti konser musik, atau mengisi perut untuk menyegarkan pikiran dan suasana hati.

Bekerja di tengah hari libur memang cukup menantang, namun tetap dengan strategi bekerja dari mal (WFM) betul, tidak perlu mengorbankan salah satunya, karena performa kerja dan kesehatan mental saat libur Natal bisa berjalan beriringan.

Baca juga: Menpar mengapresiasi kebijakan WFA yang memperkuat pergerakan wisatawan saat libur

Baca juga: Inilah rekomendasi cafe yang nyaman untuk WFA di sekitar Bandung

Baca juga: Rekomendasi Cafe Murah dan Nyaman untuk WFA di Jakarta

Wartawan : Putri Atika Chairulia
Redaktur: Alviansyah Pasaribu
Hak Cipta © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, crawling, atau pengindeksan otomatis AI pada situs ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



Sumber link

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *